Kamis, 21 Februari 2013

Mike Tyson

. Kamis, 21 Februari 2013
0 komentar

Mantan juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson membawa perusahaan keuangan, SFX Financial Advisory Management Enterprises ke jalur hukum. Si Leher Beton menuduh perusahaan yang sempat menjadi penasihat keuangannya itu telah menggelapkan uang miliknya.

SFX merupakan perusahaan yang menangani keuangan Tyson saat dinyatakan bangkrut beberapa waktu lalu. Atas upaya yang sudah dilakukannya, anak perusahaan Live Nation Entertainment Inc tersebut lalu meminta bayaran sebesar US$5 juta atau setara dengan Rp48 Miliar.

Namun Tyson bukannya membayar tagihan tersebut. Sebaliknya, seperti dilansir www.supersport.com, Tyson justru mengajukan gugatan kepada SFX, Rabu, 20 Februari 2013. Salah satu, kantor pengacara yang berlokasi di Los Angeles mengklaim bahwa SFX telah menggelapkan dana kliennya, Tyson sebesar US$300 ribu atau setara Rp29 Miliar.

Sebagai juara dunia tinju kelas berat, Tyson pernah bergelimang harta dengan pendapatan lebih dari £185 juta atau sekitar Rp2,6 triliun, sepanjang karier tinjunya. Namun karirnya mulai meredup saat dirinya mendekam di balik jeruji besi pada tahun 1992-95 usai terbukti bersalah dalam sebuah kasus perkosaan.

Tyson memang sempat naik ring setelah ke luar dari penjara. Namun prestasinya terus melorot dan sempat terjerat narkoba. Pada tahun 2003, Tyson pun dikabarkan bangkrut dan tiga tahun kemudian dia memutuskan pensiun.

Baca juga: Iconia PC tablet dengan Windows 8 by Kanghari

Klik disini untuk melanjutkan »»